Rabu, 29 Agustus 2012

Kebijakan-Kebijakan pada Masa Orde Baru


KEBIJAKAN-KEBIJAKAN ORDE BARU

Kebijakan Ekonomi

·         Pemerintah Orde Baru pada tanggal 1 Januari 1967 memberlakukan Undang-Undang Penanaman Modal Asing (PMA) dan Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada tanggal 3 Juli 1968 sebagai UU. No. 6 tahun 1968
·         Pemerintahan Orde Baru memutuskan untuk menerapkan tiga langkah pembangunan ekonomi berikut pada masa awal pemerintahannya.:
  1. 1.     Menjadwalkan kembali pelunasan utang luar negeri sebagai langkah awal untuk mengembalikan kepercayaan pihak luar negeri.
  2. 2.    Mengendalikan inflasi yang tak terkontrol melalui program impor komoditi besar-besaran yang di biayai oleh pinjaman-pinjaman hasil re-negoisasi.
  3. 3.    Mengundang investasi sebesar-besarnya, terutama investasi asing, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 

·     Setelah itu dikeluarkan ketetapan MPRS No.XXIII/MPRS/1966 tentang Pembaruan Kebijakan ekonomi, keuangan dan pembangunan. Lalu Kabinet AMPERA membuat kebijakan mengacu pada Tap MPRS tersebut adalah sebagai berikut.
a)    Mendobrak kemacetan ekonomi  dan memperbaiki sektor-sektor yangmenyebabkan kemacetan, seperti :
a. Rendahnya penerimaan Negara 
b. Tinggi dan tidak efisiennya pengeluaran Negara.
c.Terlalu banyak dan tidak produktifnya ekspansi kredit bank 
d. Terlalu banyak tunggakan hutang luar negeri penggunaan devisa bagi impor yang sering kurang berorientasi pada kebutuhan prasarana.
b)   Debirokratisasi untuk memperlancar kegiatan perekonomian.
c)    Berorientasi pada  kepentingan produsen kecil

Kebijakan Pembangunan

A.   Trilogi Pembangunan adalah sebagai berikut.
1. Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepadaterciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
2.        Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
3.        Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.
B.    Asas-Asas Pembangunan
1.     Asas manfaat
2.    Asas usaha bersama
3.    Asas demokrasi
4.    Asas adil dan merata
5.    Asas peri kehidupan dan keseimbangan
6.    Asas kesadaran hokum
7.    Asas kepercayaan diri
C.    Modal Dasar Pembangunan
a.    Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa
b.    Kedudukan geografi
c.    Sumber-sumber kekayaan alam
d.    Jumlah penduduk
e.    Modal Rohaniah dan mental
f.    Modal budaya
g.    Potensi efektif bangsa
h.    Angkatan bersenjata
D.   Faktor-faktor Dominan dalam Pembangunan
a)    Faktor demografi dan social budaya
b)   Faktor geografi,hidrologi,geologi dan topologi
c)    Faktor Klimatologi
d)   Faktor flora dan fauna
e)Faktor kemungkinan dan pengembangan

Kebijakan Luar Negeri

a)    Indonesia menjadi Anggota PBB
b)   Normalisasi Hubungan Indonesia dengan Malaysia
c)    Pembentukan ASEAN
d)   Konsep SEANWFZ
e)    Keikutsertaan Indonesia dalam berbagai organisasi Internasional
1)    Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC)
2)   Organisasi Konferensi Islam (OKI)
3)   Concultative Group on Indonesia (CGI)
4)Asia Pasific Economic Cooperation (APEC)

*)Semoga Bermanfaat (^-^)v



Sumber:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar